Connect with us

Ragam

Umar Key dan Ali Mochtar Ngabalin Gelar Aqiqah Cucu Pertama

Published

on

Keluarga besar menggelar prosesi aqiqah Sultan Ali Ngabalin disertai santunan anak yatim, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan tausiah keagamaan

Bekasi, pantausidang – Keluarga besar H. Umar Key Ohoitenan, S.H., dan Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin menggelar prosesi aqiqah untuk cucu pertama mereka, Sultan Ali Ngabalin, di Aula UK, Kompleks Masjid Ar-Romlah, Binalindung, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (14/7/2026).

Sultan Ali Ngabalin merupakan putra pertama pasangan Fadel Amin Ngabalin dan Ajeng Dinda Savira Ohoitenan. Prosesi aqiqah digelar sebagai bentuk rasa syukur keluarga atas kelahiran sang buah hati sekaligus menjalankan salah satu sunnah Rasulullah SAW.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar Umar Key Ohoitenan, keluarga besar Ali Mochtar Ngabalin, serta jajaran Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM). Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Bekasi, unsur Polres Pondok Gede, Direktur Perumda Pasar Jaya, camat, lurah, serta tokoh agama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan enam qari dan qariah berprestasi. Mereka adalah H. Ilham Mahmuddin, H. Adedk Putra Masriada, H. Qadarusmadi, Hj. Yanti Susanti, Hj. Iis Sholehat, dan H. Husein Fakaubun.

H. Umar Key bersama H. Husein Fakaubun juga turut melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan para tamu undangan.

Setelah sambutan dari Prof. Ali Mochtar Ngabalin, keluarga besar menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari tradisi yang selama ini dilakukan Umar Key sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat para tamu menikmati jamuan makan siang yang diiringi alunan musik gambus, sehingga menambah nuansa religius dalam acara tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Haikal Fitri MZ serta doa bersama yang dipimpin Habib Rifqi Al-Hamid.

Prosesi inti aqiqah ditandai dengan pemotongan rambut bayi dan pemberian nama secara simbolis kepada Sultan Ali Ngabalin.

Dalam ajaran Islam, aqiqah merupakan ibadah yang dianjurkan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran seorang anak. Selain menjadi bentuk pelaksanaan sunnah Rasulullah SAW, aqiqah juga mengandung nilai ibadah, kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban dan santunan, serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi di antara keluarga dan masyarakat.

Melalui prosesi tersebut, keluarga berharap Sultan Ali Ngabalin tumbuh menjadi anak yang saleh, sehat, berbakti kepada orang tua, serta senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. *** (Red)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Cuaca Hari Ini

Trending