Connect with us

Wisata

Upacara Pengecoran Rupang Buddha Nusantara di VJDJ Berlangsung Khidmat

Published

on

Proses pengecoran Rupang Buddha Nusantara oleh seniman dari Amertha Art Studio. Upacara pengecoran Rupang telah dilaksanakan di lima kota di lima pulau, yakni Jawa (Surabaya), Sumatera (Medan), Kalimantan (Samarinda), Sulawesi (Palu), Bali. Amertha Art Studio mengerahkan 13 seniman untuk penyelesaian bagian kepala Rupang Buddha Nusantara

“Pengecoran hari ini sesungguhnya memiliki makna yang sangat istimewa, karena merupakan puncak dari pengecoran yang sebelumnya berlangsung di lima kota, Samarinda, Medan, Palu, Surabaya, Bali,” kata Widarsana.

Dalam kesempatan ini, panitia berinisiasi melakukan pengecoran di berbagai pulau yang mewakili Nusantara. Pada Mei 2025, ditemukan Rupang Buddha di reruntuhan komplek Candi Sewu. Berdasarkan temuan ini, panitia menjadikannya sebagai prototipe dalam pembuatan Rupang Buddha Nusantara.

Prototipe Rupang dengan mudra (sikap tangan) Bhumisparsa yang memiliki makna Bumi sebagai saksi dari kumpulan Kebajikan.

“Puncak acara hari ini, bagian yang dicor, yakni kepala Rupang Nusantara sebagai bagian terakhir. Dengan selesai pengecoran, merupakan tonggak penting dalam perjalanan Rupang Buddha Nusantara,” kata Widarsana.

PROSES PEMBUATAN RUPANG BUDDHA NUSANTARA

Proses pembuatan oleh seniman dari Amertha Art Studio, pimpinan Sugito Sutarmin. Upacara pengecoran Rupang telah dilaksanakan di lima kota di lima pulau, yakni Jawa (Surabaya), Sumatera (Medan), Kalimantan (Samarinda), Sulawesi (Palu), Bali. Amertha Art Studio mengerahkan 13 seniman untuk penyelesaian bagian kepala Rupang Buddha Nusantara.

“Kami sudah di VJDJ sejak tanggal 16 Juni (selasa), dan rencananya balik ke rumah kami di Pati (Jawa Tengah) hari Senin (22/6). Sore ini, lepas cetakan Rupang sehingga tugas kami selesai,” kata Sugito.

Pra upacara pengecoran ripang Buddha Nusantara

Pra-acara peringatan Tahun Kencana Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia atau STI, yakni penampilan tarian daerah dan lagu

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2 3

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending