Nasional
APPAKSI Optimis Target TKDN Alat Konstruksi pada Proses Assembling
Dari sisi pembelian alat, owner atau produsen semakin dituntut untuk menjaga kualitas, serta layanan purna jual. Hal ini sangat umum, tidak hanya berlaku pada industri alat berat.
Transaksi dengan kepastian pembeli puas dengan produk dan layanan yang dijual. Beberapa produsen alat berat sudah menerapkan prinsip layanan purna jual.
“sparepart nya bisa disediakan, mechanic juga disediakan, bahkan bisa memberi pelatihan operator. Terkait kebijakan PUPR, ada ajakan investasi, pencatatan mobilisasi alat.”
“Yang tahu (mobilisasi alat) memang hanya pemiliknya. Kalau pencatatan oleh Kementerian PUPR, saya tidak yakin, mereka bisa update,” kata Gatot.*** Liu
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoMemutar Haluan Mengusut Raja Juli Antoni
-
Penyidikan4 minggu agoKPK “Istimewakan” Raja Juli Antoni di Kasus Kuansing
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam3 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia

