Connect with us

Ragam

Pengamanan Ketat Jelang Kesaksian Jokowi, 6.770 Personel Dikerahkan

Published

on

Suasana massa pendukung Jokowi berkumpul di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjelang persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu, Kamis (5/11/2026). Foto: Pantausidang.
Massa membawa spanduk dan atribut dukungan, sementara polisi menyiapkan penyekatan untuk mengantisipasi gesekan antarkelompok. Massa pendukung dan kelompok kontra menjadi perhatian aparat menjelang pemeriksaan Presiden ke-7 RI sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu.

Jakarta, pantausidang– Suasana di sekitar Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026), tampak lebih ramai dari biasanya menjelang persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Aparat keamanan tampak berjaga di sejumlah titik di sekitar gedung pengadilan. Sejumlah kendaraan taktis milik Brigade Mobil (Brimob), kendaraan pengurai massa, serta bus pengangkut personel disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.

Pengamanan diperketat menyusul rencana kehadiran Jokowi sebagai saksi dalam persidangan yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa sebagai terdakwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, jumlah tersebut terdiri atas 1.200 personel TNI dan 5.570 personel Polri.

Pengamanan dilakukan melalui tiga lapis atau ring. Ring pertama difokuskan pada ruang sidang utama, ring kedua di lingkungan gedung pengadilan, sedangkan ring ketiga berada di area luar gedung, termasuk lokasi penyekatan antarkelompok massa.

Polisi juga menyiapkan dua unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) dan kendaraan penerangan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga ketertiban.

MASSA PENDUKUNG JOKOWI MULAI BERDATANGAN

Sementara itu, kelompok pendukung Jokowi mulai berdatangan sejak pagi. Sejumlah orang terlihat mengenakan pakaian putih sambil membawa spanduk, poster, dan atribut dukungan.

Dalam pantauan melalui dokumentasi video di sekitar lokasi, massa terlihat berkumpul di tepi jalan dengan membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan dukungan kepada Jokowi.

Salah satu spanduk berukuran besar bertuliskan, “Pak Jokowi Tidak Sendiri, Rakyat Hadir, Kebenaran Pasti Menang”.

Massa juga terlihat membawa poster serta menyampaikan dukungan melalui orasi dan yel-yel.

Sebelumnya, diinformasikan puluhan pendukung Jokowi telah berkumpul di sekitar PN Jakarta Timur sejak sekitar pukul 7.00 WIB.

POLISI ANTISIPASI DUA KELOMPOK

Di sisi lain, aparat keamanan turut mengantisipasi kehadiran kelompok pendukung Roy Suryo dan dr. Tifa yang memiliki pandangan berbeda terkait polemik ijazah Jokowi.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal sebelumnya menyatakan, potensi kehadiran massa dari dua kelompok menjadi salah satu perhatian dalam pengamanan persidangan.

Untuk mengantisipasi gesekan, polisi menyiapkan penyekatan menggunakan pembatas atau barrier.

Pada ring kedua, aparat menyiapkan empat sektor dengan kapasitas keseluruhan 200 orang. Kuota tersebut dibagi secara berimbang, masing-masing 100 orang untuk kelompok pendukung Projo dan 100 orang untuk kelompok pendukung Roy Suryo serta dr. Tifa.

Sementara itu, kapasitas pengunjung yang dapat memasuki ruang sidang utama dibatasi maksimal 80 orang, dengan alokasi masing-masing 40 orang dari kedua kelompok.

LALU LINTAS DISEKITAR PENGADILAN DIREKAYASA

Selain pengamanan personel, kepolisian juga memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar PN Jakarta Timur.

Pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan akibat kehadiran masyarakat, massa pendukung, serta kendaraan operasional aparat keamanan.

Masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Dr. Soemarno dan sekitarnya diimbau mengikuti arahan petugas serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Persidangan kali ini merupakan agenda pemeriksaan saksi dengan menghadirkan Jokowi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan dr. Tifa.

Kehadiran mantan Presiden tersebut menjadi perhatian publik karena akan memberikan keterangan langsung di hadapan majelis hakim dalam proses pembuktian perkara. *** (Red)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Cuaca Hari Ini

Trending