Connect with us

Niaga

HIPMI Dorong Industri Global Bangun Ekosistem di Indonesia

Published

on

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong (kanan) sedang memberi penghargaan untuk kategori 2026 SEA / Indonesia Top 10 Lifting Companies pada T50 Summit di Shangri-La hotel Jakarta (22/9). (Dok)

Jakarta, pantausidang — Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong mendorong perusahaan global yang masuk ke Indonesia tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar, tetapi ikut membangun ekosistem industri, transfer teknologi, serta kapabilitas pengusaha nasional.

Hal tersebut disampaikan Anthony dalam 2026 T50 Summit of World Construction and Mining Machinery Industry Indonesia Forum di Jakarta, yang dihadiri pelaku industri alat berat, pertambangan, konstruksi, pemasok, serta berbagai perusahaan global.

“Indonesia terbuka untuk kemitraan. Tetapi ambisi kita lebih besar daripada sekadar menjadi pasar. Kita ingin membangun kapabilitas, menciptakan nilai tambah, dan tumbuh bersama,” ujar Anthony.

Menurutnya, hilirisasi dan industrialisasi menciptakan ekosistem bisnis yang luas, mulai dari konstruksi, alat berat, energi, maintenance, logistik dan pembiayaan hingga teknologi, konektivitas, AI dan infrastruktur digital.

Anthony menilai perusahaan global yang ingin membangun posisi jangka panjang di Indonesia perlu ikut mengembangkan local supplier, tenaga kerja terampil, transfer teknologi, serta kemampuan engineering dan services di dalam negeri.

“Penjualan mesin mungkin hanya menghasilkan satu transaksi. Tetapi ekosistem yang kuat dapat menciptakan nilai selama sepuluh bahkan dua puluh tahun ke depan,” katanya.

Dalam hal ini, Anthony mengatakan HIPMI siap mengambil peran sebagai connector dan accelerator, dengan menghubungkan perusahaan global dengan jaringan pengusaha Indonesia serta membuka kesempatan agar lebih banyak pengusaha nasional masuk ke rantai pasok industri.

Ia menyebut lima area yang dapat segera dikembangkan bersama, yakni supplier development, transfer teknologi, pembiayaan dan leasing, pengembangan skill dan sertifikasi, serta joint market development.

Anthony juga menekankan pentingnya stabilitas dan kesinambungan kebijakan dalam menciptakan kepercayaan bagi investor jangka panjang. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah, parlemen, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan ekonom.

Dalam konteks tersebut, Anthony turut mengapresiasi peran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam menjaga komunikasi dan koordinasi pada berbagai isu nasional dan ekonomi.

“Stabilitas politik membangun kepercayaan. Kepercayaan mendorong investasi. Dan investasi yang diterjemahkan ke dalam kegiatan produktif dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan yang jangka panjang,” ujar Anthony.

Menurut Anthony, target akhirnya adalah menjadikan investasi global sebagai katalis untuk melahirkan perusahaan Indonesia yang semakin kuat dan kompetitif.

“Bring technology. Build capability. Create value. And let us build Indonesia together,” tutup Anthony. *** (Liu).

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Cuaca Hari Ini

Trending