Nasional
Panasonic Global Umumkan PHK, Buruh Indonesia Cemas
KSPI Desak Langkah Nyata dari Pemerintah
KSPI dan Partai Buruh mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan serta pemerintah daerah di lokasi pabrik untuk segera mengambil langkah antisipatif.
Salah satunya dengan membahasnya bersama manajemen Panasonic dan perwakilan serikat pekerja.
“Kami minta ada transparansi dan pelibatan serikat dalam setiap proses efisiensi atau restrukturisasi. Jangan sampai buruh menjadi korban keputusan bisnis global,” ujarnya.
KSPI juga menekankan perlunya audit dan pengawasan ketat oleh pemerintah terhadap manajemen Panasonic.
Hal ini penting untuk memastikan bahwa keputusan PHK tidak secara sepihak tanpa pertimbangan hak-hak pekerja.
Sebagai Informasi Panasonic Holdings, raksasa teknologi asal Jepang, tengah menjalankan rencana efisiensi besar-besaran.
Yang selanjutnya berdampak menyasar pemangkasan tenaga kerja hingga 10.000 orang secara global.
Langkah ini diambil perusahaan sebagai bagian dari strategi bisnis dan penyesuaian terhadap dinamika pasar global yang penuh tekanan, termasuk perlambatan ekonomi dan kompetisi teknologi yang semakin tajam.
Meskipun PHK besar ini sebagian besar akan berlangsung di Jepang, kemungkinan dampaknya menjalar ke sejumlah negara lain, termasuk Indonesia.
karena ini yang menjadi perhatian kalangan serikat pekerja dan aktivis buruh nasional.
Panasonic sendiri memiliki posisi penting dalam sektor industri manufaktur dan elektronik di Indonesia. *** (MES).
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Saksi2 minggu agoEks Petinggi TaniHub Beberkan Pengambilan Keputusan Hingga Aliran Dana di Persidangan
-
Duplik3 minggu agoKuasa Hukum Hari Karyuliarto Bantah Pernyataan KPK dalam Forum Diskusi LNG
-
Mahkamah Konstitusi2 minggu agoDharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK, Soroti Pasal KLB Hingga Ancaman Denda Rp500 Juta
-
Pemeriksaan Terdakwa2 minggu agoJPU Ungkap Shadow Organization GOTO oleh Nadiem Makarim


You must be logged in to post a comment Login