Saksi
Kasus IT Telkom Group, KPK Garap Direktur Asiatel Victor Antonio Kohardi
Jakarta, pantausidang – Tim penyidik KPK memanggil Direktur PT Asiatel Victor Antonio Kohardi terkait kasus korupsi proyek IT di Telkom Group. Rabu 5 Maret 2025.
Jurubicara KPK Tessa Mahardika Sugiharto mengatakan pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav.4 Jakarta Selatan.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jl Kuningan Persada Kav.4 atas nama VAK Direktur Asiatel,” ujarnya.
KPK tengah mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek pembelian server dan storage pada tahun 2017.
Proyek yang melibatkan PT Prakarsa Nusa Bakti dan PT Sigma Cipta Caraka berpotensi merugikan negara Rp280 miliar.
Kasus ini bermula pada tahun 2016 ketika Roberto Pangasian Lumban Gaol (RPLG) mengalihkan kepengurusan PT Prakarsa Nusa Bakti kepada Benny Seputra Lumban Gaol (BSLG).
Namun dia tetap terlibat dalam pengelolaan perusahaan tersebut.
Pada awal 2017, RPLG bersama AJ dan IM menawarkan skema pembiayaan proyek data center kepada PT SCC.
Kemudian persetujuan proyek berjalan tanpa kajian risiko yang memadai serta adanya pengaturan dokumen palsu.
Pada April 2017, dana proyek sebesar Rp236 miliar oleh PT SCC mengirim dananya ke rekening PT GRC, yang kemudian mengalir ke PT PNB.
Namun, dana tersebut sebagian besar penggunaannya untuk kepentingan pribadi RPLG. Yaitu untuk pembayaran angsuran, penempatan deposito.
Atas tindakan ini, KPK menetapkan tiga tersangka yakni; Direktur PT Prakarsa Nusa Bakti Roberto Pangasian Lumban Gaol (RPGL) , Afrian Jafar (AJ) selaku Pegawai PT Prakarsa Nusa Bakti dan IM.
Sedangkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, KPK menjerat para tersangka dengan pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. *** Red
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam4 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia
-
Niaga4 minggu agoPaguyuban Mie Ayam Wonogiri dengan Bekal Ilmu Marketing Daftarkan Paten ke UNESCO
-
Tersangka3 minggu agoKPK Tetapkan Fahd El Fouz Arafiq dan Bos Summarecon Tersangka Kasus HGB Bogor


You must be logged in to post a comment Login