Saksi
Sebelum Periksa Ridwan Kamil, KPK Cecar 2 Pejabat BJB di Kasus Korupsi Iklan
Jakarta, pantausidang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalamikasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) periode 2021–2023. Pada hari ini, KPK memeriksa dua orang saksi untuk melengkapi berkas para tersangka.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama sebagai berikut. Pertama, saudara IM selaku Group Head Humas Divisi Corporate Secretary Bank BJB. Kedua, saudara PB alias IP selaku Manajer Grup Marketing Komunikasi/ Marcom Bank BJB,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika, Senin (14/4/2025).
Dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp222 miliar ini, KPK telah menetapkan beberapa tersangka. Pertama adalah mantan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi, dan Kepala Divisi Corporate Secretary, Widi Hartoto. Tiga tersangka lainnya berasal dari pihak swasta yang terlibat dalam proyek pengadaan iklan tersebut.
KPK juga telah menggeledah rumah Ridwan Kamil selaku mantan Gubernur Jawa Barat pada Maret lalu. Dalam penggeledahan, KPK menyita sejumlah Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan perangkat elektronik.
KPK menyatakan akan memanggil mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait kasus ini setelah pemeriksaan untuk seluruh internal Bank BJB selesai dilakukan.
“Tentunya secara umum akan ada klarifikasi kepada yang bersangkutan (Ridwan Kamil) terkait alat bukti yang sudah dilakukan penyitaan dari rumah yang bersangkutan,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto pekan lalu.
Ridwan Kamil saat ini juga diduga sedang terkena skandal hubungan percintaan dengan seorang wanita lain bernama Lisa Mariana. Meski demikian, Ridwan Kamil telah membantah mengenai skandal percintaan ini. *** (Red)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional4 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Penyidikan4 minggu agoGaya Koboi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Keruk Rp13,15 Miliar
-
Nasional4 minggu agoAtasi Kesenjangan Pendidikan, Pemerintah Targetkan 500 SNT hingga 2029
-
Saksi4 minggu agoAnggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Berpotensi Jadi Tersangka


You must be logged in to post a comment Login