Tersangka
KPK Menahan Eks Dirut Taspen Antonius Kosasih Terkait Investasi Fiktif
Untuk memudahkan penyidikan, KPK melakukan penahanan kepada eks Dirut PT Taspen Antonius Kosasih (ANSK).
Penahanan untuk mudahkan penyidikan
Kemudian untuk memudahkan penyidikan, KPK melakukan penahanan kepada eks Dirut PT Taspen Antonius Kosasih (ANSK).
Yaitu penahanan selama 20 hari pertama di Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih, mulai 8 hingga 27 Januari 2025.
“KPK menahan ANSK untuk mempermudah penyidikan dan mencegah upaya menghilangkan barang bukti,” ujarnya.
Menurut Asep, KPK terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain karena ikut menikmati keuntungan dari skema tersebut,
serta kemudian dapat menetapkannya sebagai tersangka berikutnya.
Sementara KPK juga telah melakukan penggeledahan dua apartemen di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan pada 8 dan 9 Januari 2025.
Tim penyidik KPK pada penggeledahan tersebut menemukan sejumlah barang bukti yang ada dugaan kuat berkaitan dengan perkara tersebut.
yakni dengan menyita uang tunai dalam berbagai mata uang asing, antara lain USDolar, Singapur Dolar, Poundsterling, Won, dan Bath thailand. Namun jika dirupiahkan mencapai sekitar 300 juta Rupiah.
*** AAY
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoMemutar Haluan Mengusut Raja Juli Antoni
-
Penyidikan4 minggu agoKPK “Istimewakan” Raja Juli Antoni di Kasus Kuansing
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam3 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia


You must be logged in to post a comment Login