Ragam
Kontribusi Arang Batok Kelapa Indonesia Sejalan dengan Aturan Deforestasi EU
Kalau masyarakat masih sangat tergantung briket arang kayu, semakin banyak pohon diteban. Hutan semakin gundul.
“Kalau sudah tidak ada hutan, siapa lagi yang menyerap karbon di atmosfer. Hutan jelas menyerap pohon, untuk menghasilkan oksigen. Carbon trading, dengan hitung-hitungannya para ahli, setiap 98 ton briket arang setara dengan satu hektar hutan. Berarti 98 ton briket arang kayu potensial merusak satu hektar hutan,” kata CEO PT Tom Cococha, yang mengekspor briket arang kelapa ke Eropah.*** Liu
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional2 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Niaga3 minggu agoGabpeknas: Produk Bangunan China Kian Diminati Kontraktor
-
Penyidikan2 minggu agoGaya Koboi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Keruk Rp13,15 Miliar
-
Nasional4 minggu agoBAZNAS Berikan Anugerah Kepatuhan Zakat Perusahaan Syariah Nasional

