Saksi
Korupsi Jalan Tol Trans Sumatera, KPK Periksa 5 Pejabat BUMN
proyek Jalan Tol Trans Sumatera merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Pulau Sumatera.
Jakarta, pantausidang– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan lahan untuk proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahun Anggaran 2018-2020.
“Hari ini, KPK memanggil lima saksi di Gedung Merah Putih, Jakarta,” ujar Jubir KPK Tessa Mahardika Sugiarto, Senin (23/12/2024).
Mereka yang dipanggil adalah pejabat EVP Keuangan PT Hutama Karya periode 2018 hingga sekarang berinisial MI. Kemudian, ORM sebagai Analyst Akuntansi pada PT Hutama Karya. Lalu, PA selaku Direktur HC dan Pengembangan PT Hutama Karya (2014-2020), kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Patra Jasa.
Selanjutnya, S yang merupakan mantan Direktur Manajemen Risiko PT Hutama Karya (2020-Maret 2024), serta pernah menjabat Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Oktober 2019-Juni 2020). Terakhir, SR selaku mantan Direktur Operasi III PT Hutama Karya (2014-2020), kini menjabat Direktur Utama PT Brantas Abipraya.
Sebelumnya, proyek Jalan Tol Trans Sumatera merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Pulau Sumatera.
Namun, dengan ada dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan proyek ini, kemudian memicu kerugian negara.
“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengumpulan bukti-bukti atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengadaan lahan.”
“Para saksi yang dipanggil memiliki peran strategis dalam pengelolaan proyek tersebut,” ucap Tessa.
KPK menegaskan, pengusutan kasus ini dilakukan secara profesional dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kami terus bekerja untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek-proyek besar seperti JTTS berjalan transparan dan bebas dari korupsi,” ujarnya. *** AAY
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional2 hari agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Duplik3 minggu agoSidang Duplik, Riefky Sungkar Minta Dibebaskan: Saya Dikriminalisasi
-
Vonis4 minggu agoBos Bara Jaya Utama Hendarto Divonis 8 Tahun
-
Saksi3 minggu agoRaja Juli Antoni dalam Bidikan KPK di Kasus Bupati Kuansing


You must be logged in to post a comment Login