Tuntutan
Tuntutan Crazy Rich Budi Said Ditunda
Pembacaan sidang tuntutan terhadap terdakwa perkara dugaan korupsi jual beli emas Antam yang melibatkan crazy rich asal Surabaya, Budi Said dan General Manager UBPP LM Antam Pulo Gadung, Abdul Hadi Aviciena ditunda
Bantah Lakukan Perbuatan Melawan Hukum
“Seharusnya pembacaan tuntutan sudah dibacakan, tapi karena belum siap akhirnya ada penundaan. Jadi kami berharap pembelaan pada tanggal 20 Desember dapat menunjukkan fakta bahwa klien kami tidak bersalah,” ujar Adi Akmal kepada awak media.
Sementara itu, tim kuasa hukum Budi Said, Indra Sihombing dan Nurbaini Janah, kembali menegaskan bahwa klien mereka tidak melakukan perbuatan melawan hukum.
Menurutnya, banyak fakta dalam persidangan yang mengindikasikan kesalahan ada di pihak manajemen Antam.
“Dari 2018 sampai 2023, tidak ada tagihan sepeser pun kepada Budi Said terkait kekurangan emas. Investigasi baru dilakukan ketika sudah minus 152,8 kilo, dan itu bukan kesalahan klien kami,” jelas Indra.
Lebih lanjut, Nurbaini Janah menyoroti ketidaksesuaian prosedur dalam manajemen Antam, termasuk absennya stok opname rutin.
“Ada banyak pelanggaran SOP di Antam. Stok opname yang seharusnya berjalan rutin tiga bulan sekali ternyata terabaikan. Ini membuktikan adanya kelalaian dari pihak Antam, bukan dari Budi Said,” ungkap Nurbaini.
Tim kuasa hukum juga menyinggung putusan terdahulu yang menguntungkan Budi Said dalam gugatan perdata.
“Klien kami sudah memenangkan gugatan terkait kekurangan 1136 kilogram emas yang seharusnya milik Budi Said. Putusan itu sudah inkrah hingga tingkat PK. Jadi sangat tidak adil jika Budi Said kembali terjerat perkara ini,” kata Indra menambahkan. ***AAY
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional2 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Saksi4 minggu agoRaja Juli Antoni dalam Bidikan KPK di Kasus Bupati Kuansing
-
Niaga3 minggu agoGabpeknas: Produk Bangunan China Kian Diminati Kontraktor
-
Penyidikan2 minggu agoGaya Koboi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Keruk Rp13,15 Miliar


You must be logged in to post a comment Login